Smart, creative, and inpirative

REVOLUSI DIGITAL BEBASIS AKHLAK

Image
REVOLUSI DIGITAL BEBASIS AKHLAK Hamdani, Pengawas Sekolah, Tambun, Kabupaten Bekasi hamdani.5hp@gmail.com Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Di era digital ini, pembelajaran tidak lagi terbatas pada ruang kelas fisik, melainkan dapat dilakukan secara daring dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi. Hal ini memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk mengakses ilmu kapan saja dan di mana saja. Namun, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan baru, terutama dalam hal moral dan etika dalam proses pembelajaran. Tidak jarang, peserta didik kurang mengindahkan nilai-nilai akhlak saat berinteraksi di lingkungan digital, seperti kurang menghormati guru dalam pembelajaran daring atau menggunakan teknologi untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan norma moral (Nasrul Hs, 2015) Rosulullah bersabda.  إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ Artinya: " Sesungguhnya aku d...

Kemana Karakter Pendidikan Bangsa?

Karakter Pendidikan Bangsa Sungguh Memperhatikan

     Pemilu sudah semakin dekat, masing- masing Capres,cawapres dan pendukungnya semakin memanas, bahkan sering terjadi ejek- mengejek, hina- mengina serta saling menjatuhkan satu sama lain. Kalau kondisi seperti ini terjadi terus menerus, maka akan terjadi pristiwi yang tidak diharapkan  oleh kita semua, seperti terjadinya perkelahihan antara satu pendukung dengan pendukung lainnya, bahkan bisa terjadi korban  dari kedua belah piha. Nasib yang paling menderita dari korban politk tersebut adalah keluarga, terutama keluarga yang berlatar belakang ekonominya lemah. 
      Rakyat kecil pada hakekatnya tidak mengerti apa itu politik, bagi mereka yang terpenting adalah bisa makan, menyekolahkan anak, dan lain lain. Mereka rata- rata kurang memikirkan apa yang akan terjadi jika ada dari satu calon mengajak mereka demo, dan dalam demo tersebut terjadi kerusuhan. Bagi mereka atau di mata mereka adalah uang yang ditawarkan.
     Dunia ini sungguh kejam, masyarakat atau rakyat sudah miskin tapi dijadikan alat untuk menggapai keinginan mereka. Dimana karakter pendidkan bangsa yang mereka sudah ketahui, apakah karakter bangsa ada tapi tiada di mata mereka. Pada hakekatnya karakter pendidikan bangsa adalah sangat baik sekali jika diimplementasikan oleh para  capres dan cawapres. Kondisi akan terjadi rukun, damai dan tidak terjadi ejek- mengejek, caci- menaci, hina- menghina apabilapara capres dan cawapres mempunyai karakter pendidikan bangsa yang baik, yang katanya cita NKRI.
        Pendidikan karakter bangsa sebenarnya tidak hanya ditujuka kepada guru sebagai pengajar, pembimbing, pengarah, atau kepada siswa sebagai peserta didik sebagai generasi penerus. Akan tetapi, karakter pendidikan bangsa juga kepada kita semua termasuk kepada capres dan cawapres.

A.      Dalam Undang-undang RI No. 20 tahun 2003, tentang UUSPN pasal 3 dijelaskan bahwa “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Pasal 1 UU tersebut juga menjelaskan bahwa pendidikan adalah “usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara” (Depdiknas, 2003:3).

h          Dengan demikian, kita dapat menarik kesimpulan bahwa karakter pendidikan bangsa  bener-benar ada pada guru dan siswa; akan tetapi karakter pendidikan bangsa sebenarnya juga ada pada mereka akan tetapi keberadaannya tersebunya dibalik kepentinganya.





Comments

Popular posts from this blog

How to Cultivate Focus and Emotion to Our Students?

Bagaimana Peran Guru dalam Kegiatan Pembelajaran di Era Digital dan IT?

Menyulam Hubungan Hangat dan Meningkatkan Kualitas Hidup bersama Orang Lain