Smart, creative, and inpirative

REVOLUSI DIGITAL BEBASIS AKHLAK

Image
REVOLUSI DIGITAL BEBASIS AKHLAK Hamdani, Pengawas Sekolah, Tambun, Kabupaten Bekasi hamdani.5hp@gmail.com Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Di era digital ini, pembelajaran tidak lagi terbatas pada ruang kelas fisik, melainkan dapat dilakukan secara daring dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi. Hal ini memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk mengakses ilmu kapan saja dan di mana saja. Namun, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan baru, terutama dalam hal moral dan etika dalam proses pembelajaran. Tidak jarang, peserta didik kurang mengindahkan nilai-nilai akhlak saat berinteraksi di lingkungan digital, seperti kurang menghormati guru dalam pembelajaran daring atau menggunakan teknologi untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan norma moral (Nasrul Hs, 2015) Rosulullah bersabda.  إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ Artinya: " Sesungguhnya aku d...

Siswa Anda Malas Mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR)? Mungkin ini Penyebabnya!

Mengapa Siswa Malas Mengerjakan PR?

Seorang guru memberikan pekerjaan rumah (PR) mempunyi tujuan- tujuan tertentu, seperti agar siswa tidak terlalu banyak main di rumah, untuk memperdalam materi yang telah dipelajari, dan  karena mengerjakan latihan di sekolah tidak selesai kemudian ditugaskan untuk dikerjakan di rumah.  

Setiap guru memberikan pekerjaan rumah (Pr) dengan jumlah soal yang berbeda, ada guru yang memberikan Pr sesuai kesulitan yang dialami siswa, ada juga guru yang memberikan Pr sesuka hati alias tidak terbatas ada yang sampai satu atau dua halaman.

Tidak semua siswa senang diberikan pekerjaan rumaah (PR), tapi ada juga siswa yang yang malas atau tidak suka dengan adanya PR. Kemalasan atau ketidaksukaan siswa mengerjakan PR mungkin disebakan oleh beberapa faktor, yaitu :
1. Siswa tidak mengerjakan PR mungkin karena siswa tersebut memang  tidak mampu mengerjakan 
    PR tersebut.
2. Siswa tidak mengerjakan PR mungkin karena memang siswanya males belajar
3. Siswa tidak mengerjakan PR karena PRnya mungkin terlalu banyak
4. Siswa tidak mengerjakan PR mungkin Perintahnya kurang jelas
5. Siswa tidak mengerjakan PR karena mengandalkan teman atau orang tuanya

Menurut penulis blog ini, (1)Guru hendaknya memberikan pr sesuai dengan kebutuhan atau kesulitan yang dihadapi siswa. (2) Guru sebaiknya jangan memberikan PR terlalu banyak. (3) Guru sebaiknya menjelaska PR dengan  jelas atau sebaik - baiknya sampai siswa mengerti. 

Bagaimana menurut bapak atau ibu tentang mengapa siswa malas mengerjakan PR. Dan Bagaimana solusinya.

Comments

Popular posts from this blog

How to Cultivate Focus and Emotion to Our Students?

Bagaimana Peran Guru dalam Kegiatan Pembelajaran di Era Digital dan IT?

Menyulam Hubungan Hangat dan Meningkatkan Kualitas Hidup bersama Orang Lain