Smart, creative, and inpirative

REVOLUSI DIGITAL BEBASIS AKHLAK

Image
REVOLUSI DIGITAL BEBASIS AKHLAK Hamdani, Pengawas Sekolah, Tambun, Kabupaten Bekasi hamdani.5hp@gmail.com Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Di era digital ini, pembelajaran tidak lagi terbatas pada ruang kelas fisik, melainkan dapat dilakukan secara daring dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi. Hal ini memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk mengakses ilmu kapan saja dan di mana saja. Namun, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan baru, terutama dalam hal moral dan etika dalam proses pembelajaran. Tidak jarang, peserta didik kurang mengindahkan nilai-nilai akhlak saat berinteraksi di lingkungan digital, seperti kurang menghormati guru dalam pembelajaran daring atau menggunakan teknologi untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan norma moral (Nasrul Hs, 2015) Rosulullah bersabda.  إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ Artinya: " Sesungguhnya aku d...

Bagaimanakah Pembelajaran yang efektif?

Pembelajaran yang Efektif

1.  Pengertian Belajar

   Belajar adalah sebuah proses menuju perubahan, baik itu perubahan dalam bentuk sikap, perilaku, maupun perubahan dalam bentuk pengetahuan/pengalaman/Kemapuan. Seorang siswa dapat dikatakan sudah belajar apabila sudah ada perubahan pada dirinya. Oleh karena itu, siswa belum bisa dikatan sudah belajar apabila siswa tersebut belum mengalami perubahan. Susan et el (2010) states that learning is a process that leads to change, which occurs as a result of experience and future learning.  Lyle E. Bourne, JR., Bruce R. Ekstrand menyatakan bahwa “Learning as a relatively permanent change in behaviour traceable to experience and practice”. Syaiful Bahri Belajar adalah proses perubahan perilaku berkat pengalaman dan latihan. Menurut Gagne belajar adalah terjadi apabila suatu situasi stimulus bersama dengan isi ingatan mempengaruhi siswa sedemikian rupa sehingga perubahannya berubah dari waktu sebelum ia mengalami situasi itu kewaktu sesudah ia mengalami situasi tadi (Purwanto,1992:84)

2. Pengertian Efektif

   Pengertian efektif tidak terlepas dari tiga point utama yaitu, waktu, proses, dan hasil. Jika seorang guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan terprogram , terencana, dan sesuai dengan waktu yang ditentukan dengan menghaslilkan sebagaiman yang diaharapkan, maka itu disebut efektif.  Menurut Moor. Kenneth (1998) efektifitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas, kualitas dan waktu) telah tercapai atau makin besar presentase target  yang dicapai, makin tinggi efektifitsnnya. Menurut  Munadir (1997) efektifitas adalah seberapa besar tingkat kelekatan tujuan pembelajaran yang tercapai yang tercapai dengan tujuan yang dicapai  dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan dari sejumlah input.                                                                                  Menurut Moor. Kenneth (1998) efektifitas adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target (kuantitas, kualitas dan waktu) telah tercapai atau makin besar presentase target  yang dicapai, makin tinggi efektifitsnnya. Munadir (1997) mengungkapkan bahwa efektifitas adalah seberapa besr tingkat kelekatan tujuan pembelajaran yang tercapai yang tercapai dengan tujuan yang dicapai  dengan tujuan pembelajaran yang diharapkan dari sejumlah input.                                                                                        Jadi,pengertian efektifitas adalah suatu sebuah barometer yang menyatakan tentang seberapa jauh target (kuantitas, kualitas dan waktu) yg telah diapai berdasarkan sebuah rencana yang ditentukan sebelumnya.

3. Pengertian Pembelajaran yang Efektif.

    Untuk memahami pembelajaran yang efektif maka kita harus mengetahui terlebih dahulu makna dari pembelajaran itu sendiri. Pembelajaran dapat diartikan sebagai proses penambahan pengetahuan dan wawasan  atau keterampilan yang dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan atau aktivitas  secara sadar oleh seseorang dan mengakibatkan adanyan perubahan. Menurut Corey (1986:195), pembelajaran adaalah proses dimana lingkungan seseorang secara disengaja dikelola untuk memungkikan ia turut serta dalam tingkah laku tertentu  dalam khondisi- kondisi khusus  atau menghasilkan respon terhadap situasi tertentu. Di dalam kurikulm 2013 dikatakan bahwa kegiatan pembelajaran  merupakan proses pendidikan yang emberikan kesemppatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potennsi mereka menjadi kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dalam sikap, pengetahuan dan keteramplan. 

   Menurut Dimiyati dan Mujiono (1999 :297), pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi  unsur-unsur  manusiawi  (siswa  dan guru),  material  (buku,papan tulis, kapur dan alat belajar), fasilitas (ruang, kelas audio visual), dan  proses yang saling mempengaruhi mencapai t Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan efesiensi waktu yang direncanakan atau ditentukan sebelumnya dan menghasilkan sesuaai dengan yang dihaaraapkan atau ditargetkan.Yusuf Hadi Miarso (1993) mengungkapkan bahwa pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dapat menghasilkan belajar yang bermanfaat dan terfokus pada siswa melalui prosedur yang tepat. 

    Jadi pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dilakukan dengan memperhatikan waktu yang telah ditentukan, melaksakan kegiatan dengan sistematis yang tidak dan spesifik, serta dapat menghasilkan/outcome yang sebagaimana diharapkan dan direncanakan.  




Comments

Popular posts from this blog

How to Cultivate Focus and Emotion to Our Students?

Bagaimana Peran Guru dalam Kegiatan Pembelajaran di Era Digital dan IT?

Menyulam Hubungan Hangat dan Meningkatkan Kualitas Hidup bersama Orang Lain